Hai? :)
Langkah yang aku ambil sudah mendapat jawaban. Perasaan campur aduk yang kurasakan dan perasaan bersalah ini memang pantas kurasakan karena setara dengan kekecewaan yang mungkin dia rasakan. Tapi, dengan adanya peristiwa ini aku semakin yakin bahwa Allah Maha Besar. Aku yang tidak berfikir akan bisa melangkah untuk memikirkan pernikahan didatangkan opsi dan harapan. Membuktikan bahwa Allah selalu ada untuk hambaNya, hanya kita perlu percaya.
Banyak pelajaran yang bisa aku sebutkan dari peristiwa 3 bulan ini.
• Allah akan mendatangkan jodoh dengan cara yang istimewa dan tidak terduga
• Jujur lebih baik daripada terus membohongi diri
• Menjadi manusia yang baik bisa membawa kebaikan pula dalam hidup kita
• Tahun 2025 insyaAllah akan menjadi tahun perubahan
• Berdoa dan berharap, berprasangka baik kepada Allah karena kita percaya bahwa Allah selalu mempersiapkan yang terbaik
• Perasaan diselipkan karena Allah sayang terhadap hambaNya dan agar hambaNya juga senantiasa tunduk dan cinta kepadaNya
kecewa? iya
merasa bersalah? iya
tapi....
lega? iya, sangat
Dia menjawab dengan "merugikan... kecewa.... dan memaafkan". Secercah jawaban yang semakin menjelaskan bahwa memang lebih baik dihentikan segera. Terima kasih telah menjadi pelajaran dan sebuah cerita yang mewarnai hidup ini. Terima kasih sudah menjadi motivasi untuk menjadi manusia yang lebih baik. Terima kasih telah menjadi sebuah langkah besar untuk menjadi manusia yang bisa memutuskan. Terima kasih sudah menyadarkan bahwa Allah selalu ada untuk hambaNya. Terima kasih sudah mau bersabar dan menerima. Atas segala kekecewaan, kesedihan, dan kerugian aku ucapkan maaf. Atas segala secercah rasa bahagia dan alasan atas senyuman aku ucapkan terima kasih.
Semoga jodoh asli untukmu adalah yang engkau harapkan.
Comments
Post a Comment