27 Desember 2024 [Perception]


Hai!
Hari ini aku mempelajari suatu hal yang menarik. Ada dua hal yang terjadi dan ingin aku tuliskan sebagai pengingat dan pembelajaran. 
Hal yang pertama adalah kindness; kebaikan yang kau lakukan hari ini dan pikiran positif akan keadaan dan tentunya terhadap Yang Maha Kuasa akan dibalas 100% sesuai yang engkau butuhkan. Hal ini dapat dirasakan dengan cepat maupun mungkin membutuhkan waktu yang lama, yang jelas adalah marilah kita selalu bersyukur dan melakukan yang terbaik. Hari ini aku merasakan moment keajaiban ini di rumah sakit. 
Hal yang kedua adalah hari ini aku mempelajari cara terapi yang menarik, yaitu CBT (Cognitive Behavioral Therapy). Sore ini aku akan mencoba melakukannya karena aku merasa buruk secara tiba-tiba. Sebelumnya aku akan membahas terkait persepsi, aku tahu bahwa manusia memiliki persepsi mereka masing-masing dan tidak mungkin kita langsung paham apa yang orang lain rasakan tanpa mengerti keadaan mereka terlebih dahulu, tanpa mengerti cerita mereka terlebih dahulu. Sebelum kita mengetahui secara pasti pandangan mereka maka kita hidup dalam persepsi kita masing-masing dalam memandang orang lain. Hari ini tiba-tiba datang sebuah pesan yang aku tahu maksudnya baik tapi aku bisa dibilang tidak baik saat menerimanya. Maka dari itu aku akan mencoba untuk menerapkan CBT.
  • SITUASI
         Ingin marah karena merasa tertekan dengan orang lain saat mereka memberi masukan dan                      komentar terkait orang tua
  • PIKIRAN OTOMATIS
          - Jujur menyatakan sesuai keadaan namun tidak detil  
          - Ingin berhenti bertemu dengan orang tersebut
          - Takut jika orang tersebut terlalu dalam mengerti terkait keadaan diri
          - Takut akan persepsinya berubah akan diri ini
         - Takut orang tersebut akan merendahkan saya (lebih ke menjudge kenapa bisa sampai separah              ini)  karena keadaan yang saya alami
          - Berpikir bahwa persepsinya terhadap saya selama ini adalah saya tidak ada usahanya, saya                   kurang berusaha untuk mengondisikan orang tua, dan orang tua saya sangat buruk.
  • PERASAAN OTOMATIS (0-10)
           - Tidak nyaman (10) 
           - Sakit hati (8)
          - Benci karena merasa dirinya tidak kunjung paham atas keadaan yang saya alami dan                           persepsinya terhadap orang tua saya membuat saya jengkel (8)
           - Merasa terpojokan seperti saya tidak berusaha (8)
  • RESPON
         Respon yang paling terasa adalah rasa sakit di dada dan turunnya mood (lebih ke marah karena              saya merasa mengapa dia bisa dengan mudah mengatakan seperti itu padahal tidak tahu apa yang
          orang lain alami). 
          Selain itu adalah responnya saya menuliskan rasa yang saya alami panjang dan lebar dengan
          harapan ia bisa paham dan sedikit merasa bersalah karena terlalu sering meminta keluarga saya 
          untuk segera paham dengan kata-kata "dikondisikan" :)
  • KONSEKUENSI
          MOOD HILANG (padahal sudah siap siap di kampus untuk mengerjakan), berujung ngantuk dan           dada berdebar. 
  • PIKIRAN ALTERNATIF
          - Harus bisa dipikirkan bahwa orang lain tidak mengetahui apa yang kita rasakan kalau kita
          tidak bercerita dengan jelas. 
          - Tidak bertemu dengan orang tersebut tidak menyelesaikan masalah 
         - Membuat mereka paham atas apa yang kita pikirkan dan keadaan kita akan membuat                          komunikasi lebih baik
          - Terbuka lebih baik daripada harus menutupi diri sendiri (cukup berusaha menjelaskan tanpa                  marah)
          - Tidak ada bukti bahwa hal hal yang saya pikirkan akan terjadi karena detilnya belum pernah 
          saya utarakan 
  • PERASAAN ALTERNATIF (0-10)
          - Tidak nyaman (5) 
          - Sakit hati (4)
          - Benci karena merasa dirinya tidak kunjung paham atas keadaan yang saya alami dan                           persepsinya terhadap orang tua saya membuat saya jengkel (4)
           - Merasa terpojokan seperti saya tidak berusaha (4)
  • RESPON ALTERNATIF
        Sambil menyusun CBT ini saya sambil memikirkan apa yang harus saya lakukan agar saya bisa merasa lebih baik. Akhirnya saya memilih untuk mengatakan apa yang saya rasakan dan saya pikirkan. Berpikir lebih realistis bahwa tidak semua orang tahu keadaan yang kita alami dan tidak semua orang dapat bereaksi seperti yang kita inginkan.
  • KONSEKUENSI
          Perasaan sedikit lebih lega.

Maka dari itu, di sini, menulis, dan berpikir secara perlahan, menyusun apa yang lebih baik dilakukan, tidak impulsive, dan memberanikan diri untuk melawan perasaan dan pikiran yang terlintas sedikit membantu. Hal ini mungkin akan sering aku lakukan, karena rasanya seperti berhenti sejenak untuk berpikir dengan tenang. Mungkin masih tidak nyaman karena aku masih menjawab dengan  

"Oiya mbak mungkin memang salahku juga karena kurang detil cerita terkait keluargaku dan keadaanku, insyaAllah nanti saat waktunya tepat aku akan cerita lebih detil karena sepertinya keadaanku tidak sebaik yang aku perlihatkan dan keadaanku masih nggak sestabil yang mungkin dipikirkan 🙏🏻"

namun, aku rasa hal ini sudah cukup baik. Perception adalah hal misterius yang tidak bisa 100% bisa kita tebak. Hal ini karena kita hidup sebagai diri sendiri dan orang lain hidup sebagai diri mereka sendiri. Kita tidak bisa memaksa pemikiran mereka dan mereka tidak seharusnya memaksa pemikiran mereka terhadap diri kita. 

 

Comments